TENTANG KAMI

JEJAK LANGKAH

 

1994

Perencanaan proyek Terminal Teluk Lamong berdasarkan kajian hingga 2010 bahwa arus peti kemas, curah cair, curah kering, dan general cargo akan kelebihan kapasitas. Dari hasil pre-feasibility study Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, direkomendasikan bahwa kawasan Tambak Osowilangun, Kecamatan Benowo adalah lokasi paling layak.

1997

  • Keluarnya Keputusan Menteri Perhubungan No. 4 tahun 1997 tentang Pemberian Izin kepada PT Pelabuhan Indonesia III untuk melakukan pengerukan (reklamasi) Perairan Pantai di Daerah Lingkungan Kerja Perairan Pelabuhan Tanjung Perak dan Pelabuhan Gresik Seluas 350 hektare.
  • Feasibility study on development of Lamong Port East Java pada 1997 yang dikerjakan konsultan Dwipantara Transconsult bersama dengan MAP Services Pte. Ltd. dan SPECS Consultants Pte. Ltd. dari Singapura merekomendasikan pengembangan Tanjung Perak ke arah muara Kali Lamong dan Teluk Lamong dengan reklamasi sekitar 350 hektare layak dilaksanakan.

2002

  • Pemerintah Kota Surabaya mengeluarkan Surat Keputusan (SK) No. 188.45/164/402.1.2/2002 tertanggal 15 April 2002 tentang Pembentukan Tim Asistensi Pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ke Arah Muara Kali Lamong dan Teluk Lamong. Tim terdiri atas unsur Pemerintah Kota Surabaya, PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Terminal Petikemas Surabaya (PT TPS), dan ITS.
  • Dirjen perhubungan laut mengeluarkan surat No. PP.75/1/11-02 tertanggal 26 Agustus 2002 kepada Walikota Surabaya perihal rekomendasi dukungan terhadap penyusunan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Tanjung Perak sebagai pedoman dasar pengembangan pelabuhan.
  • Walikota Surabaya membalas dengan mengirim surat bernomor 050/2116/402.5.1/2002 tertanggal 4 Desember 2002 kepada Dirjen Perhubungan Laut perihal pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak yang diarahkan ke wilayah barat, mendekati kawasan industri di sekitar Tambak Osowilangun dan Margomulyo. 

2003

  • Walikota Surabaya memberikan izin lokasi untuk keperluan pembangunan akses masuk menuju fasilitas Pelabuhan Teluk Lamong pada 12 Juni 2003 dengan SK Nomor 460.135.01-05-NF.1.S.-2003.
  • Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan No. 552/2794.1/402.1.2/2003 HK.0501/23/P.III-2003 dengan Pemerintah Kota Surabaya tentang rencana pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak di Teluk Lamong pada 23 Juli 2003 di kantor menteri BUMN. Kesepakatan itu ditandatangani Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), Walikota Surabaya, serta Deputi Menteri BUMN Bidang Usaha Logistik dan Pariwisata dengan rencana luasan 386,12 hektare (ha).

2005

Pengerjaan Terminal Teluk Lamong belum bisa direalisasikan karena rekomendasi reklamasi hanya sekitar 50 ha.

2007

Dilakukan revisi studi analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) yang dimulai di bulan September.

2008

Persetujuan Kerangka Acuan Kerja atas Amdal diterbitkan pada bulan Oktober berdasarkan Surat Kementerian Lingkungan Hidup No. 828 tahun 2008.

2010

  • PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) mengantongi revisi Amdal pada bulan Januari dari Komisi Panitia Amdal dan dalam proses kelayakan lingkungan hidup (KLH).
  • Pembangunan kembali tersendat karena rekomendasi KLH baru bisa diterbitkan setelah selesainya kajian strategis lingkungan hidup (KLHS) di wilayah Teluk Lamong.
  • PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) berinisiatif menyusun database KLHS melalui kerja sama dengan pemrakarsa sejenis di Terminal Teluk Lamong. Hasilnya, lokasi pembangunan Terminal Teluk Lamong dapat dikembangkan secara maksimum hingga mencapai luas 500 ha.
  • Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 256 tertanggal 5 Oktober 2010, persetujuan Amdal pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak berhasil didapatkan.

2011

Pelaksanaan groundbreaking pembangunan paket A (dermaga) oleh Menteri BUMN.

2013

  • Melakukan kontrak pekerjaan pengadaan 10 (sepuluh) unit Ship to Shore (STS) crane baru dengan Konecranes Finland Corporation dengan ruang lingkup pengadaan alat, pekerjaan perakitan dan pendirian STS crane, pengetesan, serta pengujian peralatan.
  • Melakukan kontrak pekerjaan pengadaan 20 Automated Stacking Crane (ASC) baru dan 5 (lima) Straddle Carrier (SC) baru dengan Konecranes Finland Corporation dengan ruang lingkup pengadaan alat, pemasangan dan instalasi, pengetesan, serta pengujian peralatan.
  • Melakukan kontrak pekerjaan pengadaan 50 unit Combined Terminal Tractor Trailer (CTT) baru dengan Gaussin SA dengan ruang lingkup pekerjaan penyediaan alat truk CTT V.4, pekerjaan pembangunan dan perakitan CTT, serta pengalihan atas hak dan kepemilikan 50 CTT.

2014

  • PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) meresmikan pengoperasian Terminal Teluk Lamong. Peresmian Terminal Teluk Lamong ditandai dengan pelayanan bongkar muat kapal domestik milik PT Maskapai Pelayaran Pulau Laut, MV Intan Daya 4.
  • PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) menggandeng perusahaan asal Belanda, Van Oord Dredging and Marine Contractors BV (Van Oord) untuk melakukan pengerjaan pengerukan Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS). Di 2014, kedalaman alur masih berkisar antara -9 hingga -9,5 meter low water spring (LWS).
  • Kedalaman alur Terminal Teluk Lamong diperdalam hingga -14 meter LWS dan akan diperdalam menjadi -16 meter LWS di tahap selanjutnya. 

2015

  • Terminal Teluk Lamong memperoleh sertifikasi tentang keamanan pelabuhan (ISPS Code) dari Kementrian Perhubungan.
  • Presiden Joko Widodo meresmikan Terminal Teluk Lamong dan revitalisasi APBS setelah dilakukan perjanjian konsesi Kementerian Perhubungan dan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero).
  • Persinggahan kapal internasional pertama saat peresmian Terminal Teluk Lamong, yakni MV Marine BIA dengan kapasitas 1.200 TEUs dan bertolak dari pelabuhan Singapura.
  • Pengoperasian operasional curah kering pertama menggunakan sistem truck lossing.
  • Pembukaan rute baru direct shipping Surabaya-Shanghai hasil kerja sama Terminal Teluk Lamong dengan 3 (tiga) perusahaan pelayaran besar milik Korea: Heung-A, CK Line, dan Sinokor.

2016

  • Penyerahan 2 (unit) tambahan STS domestik kepada Terminal Teluk Lamong sehingga total jumlah STS menjadi 7 (tujuh) unit STS crane terdiri dari 5 (lima) unit STS domestik dan 2 (dua) unit STS internasional.
  • Kapal MV Patraikos berkapasitas 4.400 TEUs melakukan kegiatan bongkar muat di Terminal Teluk Lamong. Hal ini membuktikan bahwa Perusahaan siap menjadi tempat sandar dan bongkar muat kapal-kapal besar dunia dengan kapasitas muatan hingga 4.000-8.000 TEUs.
  • Tambahan 3 (tiga) unit STS crane untuk mempercepat proses pelayanan bongkar muat, melengkapi Terminal Teluk Lamong existing STS crane menjadi 10 (sepuluh) unit.

2017

  • Proses pelaksanaan uji coba operasi curah kering perdana menggunakan conveyor dan silo di Terminal Teluk Lamong dilakukan pada MV Giorgis yang berkapasitas 41.670 ton.
  • Pelayanan bongkar curah kering resmi dibuka dengan pelayanan kepada MV Palona yang bermuatan kedelai dan melakukan bongkar 30.262 ton.
  • Pengembangan kapasitas lapangan penumpukan dari 16 ha atau 5 (lima) blok menjadi 25 ha atau 10 (sepuluh) blok lapangan penumpukan atau Container Yard (CY). Penambahan area CY ini juga dilengkapi dengan penambahan 10 (sepuluh) unit ASC sehingga total 10 blok lapangan penumpukan dilayani oleh 20 unit ASC.

alert and report
vessel schedule
next page Manajemen

VESSEL SCHEDULES

 

01

HIJAU SAMUDRA 15/19 / 16/19

ETB : 15/10/2019 17:00

ATB : 15/10/2019 21:36

ETD : 17/10/2019 08:00

ATD : -

Open Stack : 10/10/2019 17:00

Closing Time Container :

16/10/2019 08:00

02

AS COLUMBIA 0025S / 0025N

ETB : 15/10/2019 18:00

ATB : 15/10/2019 17:42

ETD : 16/10/2019 13:00

ATD : -

Open Stack : 10/10/2019 18:00

Closing Time Container :

15/10/2019 16:00

03

SEMANGAT MAS 11219 / 11219

ETB : 15/10/2019 20:00

ATB : 15/10/2019 18:24

ETD : 16/10/2019 16:00

ATD : -

Open Stack : 10/10/2019 20:00

Closing Time Container :

16/10/2019 08:00

04

FORTUNE IRIS 01 / 01

ETB : 15/10/2019 21:00

ATB : 15/10/2019 20:12

ETD : 19/10/2019 11:00

ATD : -

Open Stack : 10/10/2019 21:00

Closing Time Container :

14/10/2019 17:00

05

MERATUS BORNEO 1934 / 1935

ETB : 17/10/2019 05:00

ATB : -

ETD : 18/10/2019 03:00

ATD : -

Open Stack : 12/10/2019 05:00

Closing Time Container :

17/10/2019 20:00

06

SUNGAI MAS 6419 / 6419

ETB : 17/10/2019 08:00

ATB : -

ETD : 19/10/2019 00:30

ATD : -

Open Stack : 12/10/2019 08:00

Closing Time Container :

17/10/2019 02:00

07

SITU MAS 7319 / 7319

ETB : 17/10/2019 08:00

ATB : -

ETD : 19/10/2019 00:30

ATD : -

Open Stack : 12/10/2019 08:00

Closing Time Container :

17/10/2019 02:00

08

YM EFFICIENCY 127S / 127N

ETB : 17/10/2019 08:00

ATB : -

ETD : 18/10/2019 12:30

ATD : -

Open Stack : 12/10/2019 08:00

Closing Time Container :

17/10/2019 02:00

09

MENTARI EXPRESS 11019 / 11019

ETB : 17/10/2019 16:00

ATB : -

ETD : 18/10/2019 03:30

ATD : -

Open Stack : 12/10/2019 16:00

Closing Time Container :

16/10/2019 10:00

10

MERATUS LARANTUKA 1920 / 1921

ETB : 17/10/2019 23:00

ATB : -

ETD : 19/10/2019 05:30

ATD : -

Open Stack : 12/10/2019 23:00

Closing Time Container :

17/10/2019 17:00

11

LINTAS BARITO LB1009S / LB1009N

ETB : 18/10/2019 03:00

ATB : -

ETD : 19/10/2019 03:00

ATD : -

Open Stack : 13/10/2019 03:00

Closing Time Container :

17/10/2019 21:00

12

ALFA TRANS SATU 332RTN / VI-333

ETB : 18/10/2019 08:00

ATB : -

ETD : 18/10/2019 14:30

ATD : -

Open Stack : 13/10/2019 08:00

Closing Time Container :

18/10/2019 02:00

13

MULIANIM 29/19 / 30/19

ETB : 19/10/2019 06:00

ATB : -

ETD : 20/10/2019 06:00

ATD : -

Open Stack : 14/10/2019 06:00

Closing Time Container :

19/10/2019 00:00

14

KALI MAS 5519 / 5519

ETB : 19/10/2019 10:25

ATB : -

ETD : 20/10/2019 10:00

ATD : -

Open Stack : 14/10/2019 10:25

Closing Time Container :

19/10/2019 04:25

15

CURUG MAS 6819 / 6819

ETB : 19/10/2019 14:00

ATB : -

ETD : 20/10/2019 07:30

ATD : -

Open Stack : 14/10/2019 14:00

Closing Time Container :

19/10/2019 08:00

16

TANTO REJEKI 264A / 265A

ETB : 19/10/2019 16:00

ATB : -

ETD : 20/10/2019 01:30

ATD : -

Open Stack : 14/10/2019 16:00

Closing Time Container :

19/10/2019 10:00

17

LINTAS BENGKULU BKL018S / BKL018N

ETB : 20/10/2019 13:00

ATB : -

ETD : 21/10/2019 13:00

ATD : -

Open Stack : 15/10/2019 13:00

Closing Time Container :

20/10/2019 07:00

18

BAVARIA 941S / 943N

ETB : 20/10/2019 20:00

ATB : -

ETD : 22/10/2019 00:30

ATD : -

Open Stack : 15/10/2019 20:00

Closing Time Container :

20/10/2019 14:00

19

SSI DIGNITY 0 / 0

ETB : 21/10/2019 09:00

ATB : -

ETD : 23/10/2019 11:00

ATD : -

Open Stack : 16/10/2019 09:00

Closing Time Container :

21/10/2019 03:00

20

KMTC NHAVA SHEVA 1910S / 1910N

ETB : 21/10/2019 18:00

ATB : -

ETD : 22/10/2019 16:30

ATD : -

Open Stack : 16/10/2019 18:00

Closing Time Container :

21/10/2019 12:00

21

BILLY JIM 17-L / 0

ETB : 25/10/2019 00:00

ATB : -

ETD : 28/10/2019 00:30

ATD : -

Open Stack : 20/10/2019 00:00

Closing Time Container :

24/10/2019 18:00

WhatsApp Connect

 

LIVE CHAT

QUICK INQUIRIES

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Refresh Image